Oleh-Oleh Khas Nglanggeran yang Wajib Dibawa Pulang

Pulang dari Nglanggeran rasanya kurang lengkap kalau hanya membawa foto Gunung Api Purba dan pemandangan Embung Nglanggeran.

Desa wisata di Gunungkidul ini juga punya beragam produk lokal yang menarik dijadikan buah tangan, terutama olahan kakao yang sudah menjadi salah satu identitas ekonomi masyarakat setempat.

Pilihan oleh-oleh khas Nglanggeran sekarang jauh lebih beragam daripada sekadar cokelat batangan. Ada minuman cokelat, dodol kakao, bubuk cokelat, kukis almond, bakpia cokelat, pisang salut cokelat, sampai keripik pisang.

Sebagian produk tersebut masih tercantum dalam gerai daring Griya Cokelat Nglanggeran saat ini. Yang membuat oleh-oleh dari Nglanggeran menarik bukan hanya rasanya.

Banyak produk tumbuh dari pertanian dan usaha masyarakat desa sehingga membeli buah tangan lokal juga ikut memperpanjang manfaat ekonomi pariwisata bagi warga.

Griya Cokelat sendiri berkembang melalui kolaborasi petani, kelompok kuliner, Pokdarwis, dan masyarakat Nglanggeran.

Lalu, apa saja yang paling menarik untuk dibawa pulang?

1. Cokelat Batangan Nglanggeran, Pilihan Paling Ikonik

Kalau hanya ingin membeli satu oleh-oleh, cokelat batangan Nglanggeran menjadi pilihan yang paling mudah direkomendasikan.

Kakao merupakan komoditas lokal yang kemudian dikembangkan masyarakat menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Situs resmi Desa Wisata Nglanggeran menyebut Griya Cokelat saat ini memiliki lebih dari 30 jenis olahan berbahan cokelat, termasuk cokelat batang, minuman cokelat, bubuk kakao, dan kukis.

Pilihan cokelat batangnya pun tidak hanya satu jenis. Toko daring Griya Cokelat yang terindeks saat ini mencantumkan produk seperti Dark Chocolate 65% Cocoa, Milky Chocolate, dan Choco Bar.

Cokelat batangan cocok sebagai buah tangan karena praktis dibawa, mudah dibagikan, dan punya hubungan yang kuat dengan cerita Nglanggeran sebagai desa penghasil kakao.

Namun, cokelat sensitif terhadap panas. Jika perjalanan pulang cukup lama menggunakan kendaraan tanpa pendingin, simpan cokelat di bagian tas yang tidak terkena sinar matahari langsung.

2. Chocomix untuk Menikmati Nglanggeran dari Rumah

Tidak semua orang ingin makan cokelat dalam bentuk batangan. Jika lebih suka minuman, Chocomix bisa menjadi alternatif.

Produk minuman cokelat telah lama menjadi bagian dari pengembangan kakao Nglanggeran. Dinas Pariwisata DIY juga mencatat Chocomix sebagai salah satu produk minuman berbahan kakao yang dikembangkan di Griya Cokelat.

Saat ini, toko daring Griya Cokelat masih menampilkan beberapa variasi minuman cokelat, termasuk Chocomix untuk minuman dingin serta sejumlah varian lainnya.

Daya tarik produk seperti ini ada pada kepraktisannya. Setelah kembali dari liburan, Anda tinggal menyeduh atau mengolahnya di rumah sambil mengenang perjalanan ke Gunung Api Purba.

Chocomix juga cocok dijadikan oleh-oleh untuk teman kantor atau keluarga karena bentuk kemasannya relatif mudah dibawa dalam jumlah beberapa buah.

3. Dodol Kakao, Produk yang Punya Cerita Panjang

Jika ingin membawa pulang produk dengan cerita sejarah yang kuat, pilih dodol kakao.

Dodol cokelat ternyata bukan sekadar salah satu produk tambahan. Situs resmi Desa Wisata Nglanggeran menyebutnya sebagai produk pertama yang dibuat ketika usaha Griya Cokelat masih dirintis oleh kelompok kecil masyarakat pada 2010.

Artinya, dodol kakao memiliki hubungan cukup dekat dengan perjalanan masyarakat Nglanggeran dalam mengubah hasil perkebunan menjadi produk olahan.

Produk ini juga masih tercantum dalam toko daring Griya Cokelat saat ini.

Teksturnya berbeda dari cokelat batang karena memadukan karakter dodol yang kenyal dengan rasa kakao. Bagi wisatawan yang ingin mencari buah tangan tradisional tetapi tetap mempunyai sentuhan khas Nglanggeran, dodol kakao menjadi pilihan menarik.

Apalagi, produk tersebut menunjukkan bagaimana resep makanan lokal bisa dipadukan dengan komoditas perkebunan desa.

4. Bubuk Cokelat untuk Oleh-Oleh yang Lebih Fleksibel

Pilihan berikutnya adalah bubuk cokelat Nglanggeran.

Produk ini menarik karena penggunaannya tidak terbatas untuk diminum. Bubuk kakao juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan membuat kue, puding, saus cokelat, atau berbagai kreasi makanan di rumah.

Bubuk cokelat termasuk produk yang disebut secara resmi sebagai hasil pengolahan Griya Cokelat. Produk minuman berbentuk bubuk juga masih tersedia dalam katalog daring Griya Cokelat yang terindeks saat ini.

Bagi orang yang gemar memasak, oleh-oleh jenis ini mungkin lebih menarik daripada cokelat siap makan.

Ada nilai pengalaman tambahan karena penerima oleh-oleh dapat mengolahnya sendiri. Secangkir cokelat panas yang dibuat di rumah akhirnya tetap membawa sedikit cerita mengenai perkebunan kakao di Nglanggeran.

5. Pisang Salut Cokelat dan Keripik Pisang

Kakao bukan satu-satunya bahan lokal yang dikembangkan menjadi camilan.

Kelompok masyarakat Nglanggeran juga memiliki sejarah produksi keripik pisang. Profil Kalurahan Budaya mencatat sejumlah kelompok usaha lokal memproduksi keripik pisang aneka rasa dan keripik pisang salut cokelat.

Perpaduan pisang dan cokelat cukup masuk akal sebagai buah tangan. Pisang memberi tekstur renyah atau manis alami, sementara cokelat membuat rasanya lebih kaya.

Saat ini, toko daring Griya Cokelat masih menampilkan produk Pisang Salut Cokelat dan Keripik Pisang Salut Bubuk, bersama dengan produk berbahan pisang lainnya.

Jenis camilan seperti ini cocok jika mencari sesuatu yang mudah dimakan ramai-ramai.

Berbeda dengan satu batang cokelat yang biasanya dinikmati sendiri, keripik bisa langsung dibuka di meja kantor atau di rumah dan dibagikan kepada banyak orang.

Ada Juga Kerupuk Kulit Pisang

Menariknya, katalog Griya Cokelat saat ini juga mencantumkan kerupuk kulit pisang.

Produk tersebut memberi contoh bagaimana bahan pangan dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang tidak biasa. Jika Anda termasuk orang yang suka mencoba oleh-oleh unik, pilihan ini layak diperhatikan ketika tersedia.

6. Bakpia Cokelat, Perpaduan Jogja dan Kakao Nglanggeran

Bakpia memang identik dengan Yogyakarta. Namun, Nglanggeran memberi sentuhan tersendiri lewat bakpia cokelat.

Produk bakpia cokelat saat ini tercantum dalam katalog toko Griya Cokelat Nglanggeran.

Ini bisa menjadi pilihan menarik untuk wisatawan yang menginginkan oleh-oleh dengan rasa familiar. Bentuknya sudah dikenal banyak orang, tetapi penggunaan cokelat membuatnya tetap terhubung dengan komoditas unggulan Nglanggeran.

Bakpia juga relatif mudah dibagikan karena biasanya dikemas dalam beberapa buah per kotak.

Sebelum membeli dalam jumlah banyak, periksa tanggal kedaluwarsa atau anjuran penyimpanan pada kemasan. Produk bakery umumnya memiliki karakter daya simpan berbeda dari cokelat kering atau minuman bubuk.

7. Cookies Purba Almond untuk Teman Minum Teh

Bagi pencinta camilan ringan, ada pula Cookies Purba Almond.

Cookies almond disebut dalam situs resmi Desa Wisata Nglanggeran sebagai salah satu olahan Griya Cokelat. Produk tersebut juga masih tercantum dalam katalog toko daringnya saat ini.

Jenis oleh-oleh ini cocok untuk orang yang tidak terlalu suka cokelat dalam rasa yang sangat dominan.

Kukis dapat menjadi teman kopi atau teh dan umumnya mudah disajikan ketika ada tamu. Dari sisi hadiah, kemasan kue kering juga terasa cukup universal karena cocok diberikan kepada keluarga, rekan kerja, ataupun tetangga.

Keberadaan produk seperti cookies menunjukkan bahwa pengembangan kakao Nglanggeran tidak berhenti pada produk dasar.

Masyarakat terus mengolahnya menjadi makanan dengan bentuk yang lebih beragam sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan.

8. Keripik Ketela dan Camilan Lokal Lainnya

Kalau ingin sedikit keluar dari tema cokelat, produk berbahan ketela dan pisang juga memiliki sejarah sebagai olahan masyarakat Nglanggeran.

Dokumentasi Pemerintah Kalurahan Nglanggeran pada 2016 mencatat kelompok PKK memproduksi keripik ketela, keripik pisang, keripik daun ketela, dan berbagai makanan ringan lainnya. Produk tersebut dipasarkan antara lain melalui warung di sekitar kawasan wisata.

Karena dokumentasi tersebut bukan daftar stok terkini, ketersediaannya saat Anda berkunjung perlu dicek langsung.

Namun, justru produk UMKM skala kecil seperti ini menarik untuk dicari. Tidak semua oleh-oleh lokal memiliki distribusi luas atau masuk marketplace.

Kadang produk yang ditemukan di warung warga justru memberikan pengalaman yang lebih autentik.

Jika menjumpainya, periksa kondisi kemasan, tanggal produksi, serta masa simpannya sebelum membeli untuk perjalanan jauh.

Tempat Membeli Oleh-Oleh Khas Nglanggeran

Tempat paling jelas untuk berburu produk kakao adalah Griya Cokelat Nglanggeran. Dinas Pariwisata DIY menyebut lokasi ini sebagai pusat produk cokelat sekaligus tempat wisatawan membeli oleh-oleh khas Nglanggeran.

Jadesta Kementerian Pariwisata juga memasukkan aneka produk Griya Cokelat sebagai produk wisata Desa Nglanggeran dan menyebut wisatawan dapat membeli minuman cokelat, cokelat batang, serta berbagai olahan lainnya.

Selain gerai fisik, beberapa produk Griya Cokelat saat ini juga dipasarkan secara daring. Situs resmi desa memang menyebut produk dapat dibeli melalui gerai maupun e-commerce.

Untuk camilan produksi kelompok masyarakat yang lebih kecil, Anda dapat melihat warung dan titik penjualan di sekitar kawasan desa wisata. Jenis dan stoknya bisa berubah, jadi jangan heran jika menemukan produk yang berbeda dari kunjungan orang lain.

Tips Memilih Oleh-Oleh Nglanggeran

Tidak perlu membeli semuanya. Pilih berdasarkan siapa yang akan menerima oleh-oleh.

Untuk keluarga, cokelat batang, bakpia, atau keripik relatif mudah dibagikan. Untuk orang yang gemar membuat minuman atau memasak, bubuk cokelat lebih fleksibel.

Sementara dodol kakao cocok jika ingin memberikan sesuatu yang punya hubungan kuat dengan sejarah awal Griya Cokelat.

Perhatikan juga perjalanan pulang.

Produk cokelat sebaiknya tidak diletakkan di dalam kendaraan yang sangat panas. Untuk bakpia dan makanan basah atau semi-basah, cek masa simpannya. Sedangkan produk bubuk dan camilan kering biasanya lebih praktis untuk perjalanan lebih jauh.

Terakhir, jangan terpaku pada produk yang paling populer.

Jika menemukan produk buatan kelompok lokal yang kemasannya baik dan informasinya jelas, tidak ada salahnya mencoba. Salah satu daya tarik berbelanja di desa wisata justru kesempatan menemukan hasil usaha yang mungkin jarang tersedia di tempat lain.

Membeli Oleh-Oleh Juga Mendukung Ekonomi Masyarakat

Ada alasan lain mengapa membeli produk lokal terasa lebih bermakna.

Griya Cokelat berkembang sebagai inovasi masyarakat yang melibatkan Gapoktan Kumpul Makaryo, Pokdarwis Nglanggeran, dan kelompok kuliner Purbarasa. Situs resmi desa menyebut pengelolanya kini beranggotakan 23 orang dan didominasi kelompok perempuan.

Nglanggeran sendiri menerapkan pendekatan Community Based Tourism, yaitu masyarakat lokal mempunyai posisi penting dalam pengembangan kegiatan wisata.

Karena itu, pengeluaran wisatawan untuk produk desa dapat menjadi salah satu bagian dari rantai ekonomi lokal.

Wisatawan menikmati destinasi, petani menghasilkan bahan, kelompok masyarakat mengolah produk, dan usaha lokal menjualnya kembali kepada pengunjung.

Dengan cara sederhana, sebatang cokelat yang dibawa pulang akhirnya membawa cerita yang jauh lebih panjang.

Oleh-oleh khas Nglanggeran paling kuat identitasnya memang berasal dari kakao. Cokelat batang, Chocomix, bubuk cokelat, dodol kakao, bakpia cokelat, cookies almond, hingga pisang salut cokelat memberikan banyak pilihan bagi wisatawan.

Griya Cokelat sendiri saat ini memiliki puluhan jenis olahan berbahan cokelat yang dikembangkan dari potensi lokal.

Di luar produk kakao, camilan berbahan pisang dan ketela juga menjadi bagian dari sejarah usaha masyarakat desa. Jadi, setelah menikmati Gunung Api Purba atau Embung Nglanggeran, sisihkan sedikit waktu untuk berburu produk lokal.

Pilih oleh-oleh yang benar-benar dibuat atau dikembangkan masyarakat setempat. Selain mendapatkan buah tangan yang khas, Anda ikut membuat manfaat perjalanan tetap berputar di desa.

FAQ

1. Apa oleh-oleh Nglanggeran yang paling khas?

Olahan kakao menjadi pilihan paling khas karena kakao merupakan salah satu produk unggulan yang dikembangkan masyarakat Nglanggeran. Pilihannya meliputi cokelat batang, minuman cokelat, bubuk kakao, dodol, dan berbagai camilan.

2. Di mana membeli cokelat khas Nglanggeran?

Salah satu tempat utamanya adalah Griya Cokelat Nglanggeran. Produk-produknya juga dipasarkan melalui e-commerce.

3. Apakah dodol kakao benar-benar produk asli Nglanggeran?

Dodol cokelat merupakan salah satu produk paling awal Griya Cokelat dan sudah dibuat sejak masa perintisan usaha masyarakat pada 2010.

4. Selain cokelat, apa oleh-oleh lokal lainnya?

Dokumentasi pemerintah kalurahan mencatat keripik pisang, keripik ketela, makanan tradisional, kue kering, dan berbagai camilan sebagai produk usaha masyarakat Nglanggeran. Ketersediaannya dapat berubah dari waktu ke waktu.

5. Apakah produk Nglanggeran bisa dibeli secara online?

Ya. Situs resmi Griya Cokelat menyatakan produk dijual di gerai maupun e-commerce, dan sejumlah produknya masih tercantum di toko daring saat ini.